Tidak ada yang menghabiskan lebih banyak waktu di kolumbarium, tempat peristirahatan terakhir Han, selain Yuta. Ia nyaris datang setiap hari dan akan menghabiskan waktu berjam-jam berdiam diri. Tidak memedulikan bagian-bagian tubuhnya yang kebas karena berdiri terlalu lama. Ia memandang lurus pada foto Han di balik kaca. Laki-laki paling tampan yang ia kenal seumur hidupnya, tersenyum tak bergerak dari balik lapisan kaca yang membingkainya. Yuta menunduk sesaat, menatap sebuah bingkai foto lebih kecil berisi foto dirinya memakai yukata, diapit oleh Han dan Sua di sisi kanan dan kirinya. Foto ini diambil belum lama ini. Sama sekali tanpa ada dugaan akan berakhir seperti ini. Sekalipun ia tahu persis apa yang terjadi di antara dua orang lain dalam foto itu, secara pribadi -meski tak terlalu

