“Huft lumayan juga ya kita jalan sejauh ini? “ Billa berdecak kagum atas pencapaian mereka. Dengan nafas teratur, Fatiah tersenyum lebar. Senang dengan rencana mereka yang akhirnya tercapau juga. Duo mager bisa jogging sejauh ini. Dengan rute jogging di sekitaran asrama. Hari ahad yang biasanya mereka pakai dengan rebahan di kamar, ia gunakan untuk hal bermanfaat, memberi kebutuhan raga mereka. Butuh gerak. “Eh, habis ini enak kali ya minum air kepala,” kata Billa, mereka masih terus berjalan. “Iya nih. Enak. Di depan adakan abang es kepala.” “Ada...ada,” sahut Billa semangat. “Mampir ke sana dulu? “ “Iya, sekalian beli cilok.” “Emang udah ada jam segini cilok ?” Billa melihat jam dari ponselnya. “Belum ada tahu, Iah.” “Yah, terus makan apa dong ? Lapar nih. Kan hari ini gak ad

