Lelah. Entah karena apa Fatiah tidak datang mengajar, berkali-kali Haikal menghubungi ponsel Fatiah tapi tidak tersambung. Haikal jadi harus mengajar semua santri putra dan putri sendiri. Alhasil setelah Isya pengajian selesai dan Haikal baru bisa pulang pukul sembilan malam. Haikal berjalan gontai masuk ke dalam rumah, menyapa ayahnya yang sedang duduk di ruang tengah ditemani suara televisi yang menyiarkan acara berita favorit Abbas. “Kal udah makan malam? “ tanya Abbas. “Udah ya, tadi makan di warteg.” “Loh kok makan di warteg sih? “ “Haikal lapar banget tadi, Yah. Jadi pas selesai salat Isya langsung mampir ke warteg,” jelas Haikal. “Yah, Haikal langsung ke kamar ya, capek banget, pengen tidur.” “Ya udah, sana ke kamar...” Begitu melihat kasur, Haikal langsung menghempas tub

