40

1920 Kata

Marisa mengerenyit melihat Reya begitu lesu tidak bersemangat seperti biasa, dan Marisa juga bingung mengapa Nevan tidak pernah menjemput dan tidak pernah mampir ke rumahnya lagi. "Cepet sepatunya di pake, ntar telat lho." Reya menatap sejenak Ibunya yang sedang berdiri di dekat mobil. Dengan malas Reya mengambil sepatunya dan memakainya. "Pembagian raport nya jam sembilan kan?" "Hmm," balas Reya sambil masuk ke dalam mobil. "Kenapa sih itu anak." Gumam Marisa keheranan karena tidak biasanya Reya bersikap seperti itu. "Udah seminggu, Mama gak liat Nevan dateng ke rumah. Kalian kenapa?" Tanya Marisa sambil mengemudikan mobilnya. "Gak papa kok." "Jangan bohong, gak mungkin gak kenapa-napa. Mama juga gak pernah liat Nevan anter jemput kamu lagi, pasti kalian ada masalah kan?" Reya m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN