Hanya puji syukur yang bisa kupanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Baik, karena kebaikan-Nya nyata sekali kurasakan. Segalanya berjalan mulus tanpa hambatan setelah lulus kuliah setahun yang lalu aku langsung menjalankan bisnisku sendiri bekerja sama dengan pabrik batik tulis milik Pakde Subagyo dan Wahyu. Aku juga sudah mulai belajar meng'handle' bisnis Papa. Rasanya aku sudah cukup siap menjadi kepala rumah tangga, Rayisapun sudah mengiyakan lamaranku. Ibu Rahayu sudah memberikan lampu hijau sejak lama sama seperti Mama, sedangkan Papa walaupun belum pernah bertemu langsung dengan Rayisa hanya beberapa kali mereka beradu pandang lewat panggilan vidio saat Papa di luar negeri, tapi Papa juga merestui hubungan kami. Itulah yang membuatku membulatkan tekad untuk segera meresmikan hu

