Aku terlalu takut menyakiti orang-orang yang aku sayangi, tapi bagaimanapun sebuah kesalahan fatal yang kulakan dua dekade yang lalu pasti akan kembali menorehkan luka pada mereka. Aku terlalu naif menganggap semuanya akan baik-baik saja, nyatanya dunia tidak selebar harapanku hingga kejadian masalalu yang telah kukubur dalam kembali muncul kepermukaan, bagaikan akar yang terpendam dalam siraman air hujan mampu membuatnya bertunas dan kembali tumbuh subur, bukan menjadi pohon rindang yang mampu meneduhkan tetapi pohon tinggi menjulang yang bisa roboh kapan saja dan membuat kehancuran. Tapi tidak akan kubiarkan kehancuran itu kembali menimpa keluargaku. Aku tidak pernah menyangka akan bertemu lagi dengannya, gadis kecil yang dulu meronta dalam gendongan sang Ibu mengulurkan tangan m

