Kecewa Brian

1088 Kata
Sesampai di rumah pun Ria masih memasangkan wajah yang sangat tidak suka, aku sama sekali belum mendapatkannya, "Sekarang tunggulah kau Kayla memang tidak pernah menyadariku betapa cemburunya aku dengan perhatian Brian kepadamu." Di tempat lain, Ray yang masih merenungkan kesalahannya dan dia berkata "Memang aku melakukan kesalahan yang sangat fatal tidak ada sedikit pun kamu memaafkan aku, sampai sekarang pun telepon dan pesanku tidak pernah kau respon lagi, berulang kali dia melihat ponselnya sambil melihat nomornya berulang kali. Kayla sangat kesal melihat panggilan telepon dari Ray berulang kali, lalu dia merutuk di dalam hatinya, "Bagaimana pun semua yang kau lakukan itu hanya membuat luka yang dulu pernah aku rasakan kembali lagi dengan cara ini aku akan belajar untuk tidak memikirkan untuk berteman dengan pria yang baru di kenal sampai sekarang rasa sakit ini berjalan dengan lancar lagi memang semua yang di lakukan oleh Ray sudah salah banyak. Sampai sekarang Ray masih berusaha  untuk mendapatkan maaf aku saja, mulai dari sekarang yang telah di lakukannya hanya berjalan dengan lancar." Tiba-tiba telepon dari Brian masuk dan dia berkata "Kay, apa kamu sudah tidur?" "Belum kenapa?" "Tidak apa aku hanya ingin tahu kamu dalam keadaan baik-baik saja, jadi jangan merasa kalau kamu itu tidak pantas untuk di lindungi, aku merasa saat ini kau sangat pantas." "Brian, berhentilah untuk memperlakukan aku seperti anak kecil begitu, dan perhatianmu itu jangan terlalu berlebihan aku mengerti maksud Ria pasti dia sangat cemburu." "Tidak mungkin dia begitu, aku dan kamu tidak pernah merasakan perasaan berlebih, hanya saja aku yakin kalau kamu itu perlu orang yang pantas untuk di lindungi. " "Sudahlah aku tidak ingin membahas ini, aku mau tidur dulu." Ucap Kayla yang ingin mengalihkan pembicaraannya. Keesokan harinya, Kayla yang sedang duduk tiba-tiba ada orang lain menghampirinya dan berkata "Oo ini w*************a itu, bisa-bisa kamu melakukan hal itu di depan umum saat berduaan dengan Ray. Jangan sok suci kamu hahaha...  Memangnya kamu bisa melakukannya di mana saja." Kayla sangat terkejut apa yang telah orang katakan kepadanya, dia memasangkan wajah yang sangat murung tidak tahu lagi harus berkata apa, rasanya ingin membalas setiap ucapan Kayla jadi harus bagaimana lagi menghadapinya, dia ingin mengatakan kepada Brian kalau dia akan meminta tolong kepadanya, tetapi dia mengilang kan niatnya untuk memberitahu kalau semuanya ada masalah. Di dalam hatinya berkata "Huft... aku hanya ingin keadilan saja, jangan membuat aku bosan dengan kehidupan ini, pasti Ray telah memberitahu kepada semua orang apa yang telah dia perbuat kepadanya. Kayla langsung menemui Ray "Ray! apa yang kau lakukan kepadaku? orang sudah mengatakan kepadaku kalau kau memberitahu ke semua orang masalah kejadian malam itu, tidak habis pikir aku kepadamu yang hanya memikirkan kesalahannya diri sendiri." Jelas Kayla dengan nada yang kerasa begitu membuat semua orang memperhatikannya. "Aku tidak mengatakannya kepada orang  banyak, aku tisak mau mencari kesalahan itu. Pasti ada orang lain yang mencari tahu masalah ini dan menyebarkan ke satu kampus." Ucap Ray yang berusaha meyakinkan hati Kayla yang sedang kesal kepadanya  Tidak pernah Ray rasakan bagaimana menghadapi Kayla yang saat ini masih marah kepada nya.  Di saat itu semua nya bisa di lakukan lagi demi mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya padahal waktu itu aku berharap tidak ada yang bisa di lakukan lagi seperti biasa nya. Ray bertemu dengan Ria wanita yang berwajah malaikat dan hati seperti iblis yang sangat jahat. "Ria! berhentilah untuk menyelakakan Kayla saat ini, dia tidak pernah merasa melakukan hal yang seperti itu yang kau fitnahkan."  Ray yang berkata dengan nada yang sangat keras kepada nya, membuat Ria mulai sedikit mengerenyitkan dahi. "Apa urusanmu? Kau siapa?" Tanya Ria dengan nada yang sangat sinis nya saat itu. "Aku memang tidak ada urusan nya dengan semua nya, tetapi aku harap berhentilah untuk membuat permasalahan yang di lakukan satu sama lain nya. Kayla tidak pernah melakukan hal itu! Hanya saja kau yang membuat permasalahan itu semakin menjadi."  Jelas Ray dengan singkat. Ria semakin terkejut kalau Ray sudah banyak tahu apa yang dia rencana kan kepada Kayla, wanita tersebut berusaha untuk terlihat tenang dan seperti orang yang tidak melakukan kesalahan yang sangat banyak. "Hm... kau yang tidak tahu masalah jangan membuat permasalahan itu semakin buruk. Bukti nya sudah ada dia memang melakukan masalah yang sangat membuat diri ini semakin tidak berhenti juga mengahadapi satu sama lain nya, di sisi lain dia juga w*************a!"  Ucap Ria yang sangat kesal kepada Ray yang dari tadi hanya membuat diri nya samakin panas. "Iya memang aku tidak ada bukti untuk menjelaskan apa itu kesalahan Kayla atau tidak, yang terpenting aku yang menyaksikan nya semua apa yang kejahatan kau perbuat kepada nya. Terus bermain dengan sandiwara kau yang tidak pernah menganggap diri ini semakin tidak berarti saja sama sekali saat ini juga." Ucap Ria  kepada Ray. Ray terkekeh dan dia berusaha menjelaskan kepada Ria tetapi selalu ada jawaban pembelaan pada diri nya saat ini, jujur atau tidak melakukan nya yang terbaik juga demi apa pun saat ini. "Hehehe... kau bisa memang menutupi apa yang sudah kau lakukan diri yang sudah kau lakukan saat ini, memang sangat jelas kalau kau itu sudah banyak membuat orang sangat rugi dan menghancurkan masa depan orang lain dan juga tidak ada yang bisa di lakukan dari  sat ini begitu lah."  Ria yang semakin sinis dan kesal kepada Ray yang sudah banyak tahu segala nya tentang diri nya yang sudah berulang kali mengatakan ingin mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya, diri Ria semakin takut dia kalau dia akan melakukan yang terbaik juga demi mendapatkan yang terbaik demi masa depan. "Aku malas meladeni pria seperti kau! yang banyak ingin tahu urusan orang saja, memang nya apa hubungan kau dengan Kayla sampai kau merelakan diri sendiri untuk membela nya sampai segitu nya ? hahaha.... apa kau memang menyukai nya dan ingin memiliki dia seuntuh nya, memang pantas wanita dan pria yang sangat cocok untuk menjadi pasangan sangat terviral di kampus ini sampai tidak tahu bagaimana menjalani hari-hari nya yang semakin terancam saja di kampus ini!"  Ray hanya menjawab singkat kepada Ria yang sudah banyak menyaksikan apa yang sudah di lakukan saat ini. "Yang terpenting sekarang ini kau akan mendapatkan balasan nya nanti jika suatu saat waktu itu datang! apa yang kau lakukan kepadaku saat ini itu hanya membuat diri ini semakin tidak menentu saja, tidak ada yang bisa di jadikan sebuah kenyataan itu sampai lagi di sebuah keinginan nyata itu ada. Ingat! aku akan terus melindungi Kayla dari fitnah kau yang tidak berarti itu, sampai tidak melakukan yang terbaik juga demi mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya. Diri ini akan selalu ada untuk melakukan yang terbaik satu sama lain nya lagi."
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN