Brian yang tidak menghiraukannya langsung mencari Kayla entah di mana dia sekarang, ternyata dia menemui Kayla yang sedang duduk di sebuah ruangan kesenian, "Kay, jangan begitu. Aku sudah tahu kenapa kamu menjadi seperti ini, apa yang dia lakukan kepadamu Kay? katakan kepadaku, dia penyebab semuanya jadi jangan salahkan aku jika kalau dia akan aku beri pelajaran."
"Sudahlah, aku tidak ingin berurusan dengan pria seperti kalian lagi, kalian hanya ingin menyakiti aku saja, berhentilah tidak ada sedikit pun kasihan kepadanya." Ucap Kayla yang sudah tidak ingin membahas urusan ini lagi.
"Aku tidak pernah melakukan hal itu, tolong kamu katakan yang sebenarnya apa yang sudah terjadi ini, sekalipun dia menyentuh kamu, dia akan aku beri pelajaran lagi." Ucap Brian yang masih memaksa dirinya untuk mendapatkan informasi yag sebenarnya.
Kayla mulai menceritakan semua yang telah terjadi saat itu, dengan serius wajah Brian mendengarkannya, "Ini yang aku peringatan kepadamu kalau aku dari awal tidak menyukainya Ray, dia hanya ingin mendapatkan apa keinginannya"
"Aku tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi orang seperti itu, dari awal aku tidak pernah merasa ada yang lain setelah mengenal dia, dia sangat baik, jauh di pemikiranku kalau dia akan melakukan hal itu."
"Memang tidak bisa di biarkan kalau dia hanya ingin mencari kesalahan selama ini, biar aku temui dia agar tidak ada permasalahannya jadi tolong katakan kepadaku, dia mengatakan apa saat berdua dengannya?"
"Iya memang dia mengatakan kalau dia menyukai aku, tetapi aku belum bisa menjawabnya, dia seperti memaksa aku untuk mendapatkannya dan dia terus mengatakan yang sebenarnya padaku saat itu, sekarang aku ingin melupakan semuanya, jika telah memikirkan hal tersebut tiba-tiba aku sangat membencinya."
"Sudahlah aku tahu maksudmu, sekarang jika tidak ingin ada masalah yang terjadi, tidak akan mendapatkan yang tebaik untuk dia, sekarang apa yang di lakukan itu adalah kesalahan."
Kayla menjatuhkan air mata membuat dia semakin lemah dan dia berkata "Aku sangat sedih bagaimana pun kalau dia melakukan hal itu lagi, berarti dia memang pria yang sangat mnyedihkan sampai sekarang aku tidak menyangka apa yang terjadi saat ini, sejauh ini pun Ray masih saja ingin bertemu dengan aku."
"Iya, biarkan saja, jika terjadi apa-apa denganmu beritahu aku, aku akan membantumu dengan sekuat tenanga. Mulai dari sekarang kau akan mendapatkan perlindungan." Ucap Brian kepada Kayla yang dari tadi berusaha meyakinkan hati Kayla yang tidak pernah merasakannya.
"Terima kasih Brian sudah mau membantu aku, tetapi aku harap kamu tidak berlebihan untuk melakukannya, jadi aku harap semua kesalahannya itu akan menjadi pelajaran untuknya." Ucap Kayla kepada Brian.
Setelah perbincangan antara Kayla dan Brian, Ray yang lagi berada di ruangan kelas melihat Kayla yang sedang berjalan, dengan sigap dia berlari mengejar Kayla dan memanggilnya, "Kay, maafkan aku, aku sudah mengaku kesalahan dari kemarin aku sangat bodoh seharusnya dari kemarin aku memikirkan apa yang telah terjadi saat ini berjalan denganmu, mungkin tidak ada satu pun orang mengerti maksudku."
Brian dari belakang Ray langsung berkata "Ray, berhentilah mengikuti Kayla, dia sudah tidak nyaman dengan semua yang kau lakukan itu, aku sudah tahu ternyata kecurigaanku ini memang benar, kau hanya ingin mempermainkan hati Kayla saja, tolong menjauh dari dirinya, apa yang terjadi di hidup Kayla akan berurusan denganku, kau paham?"
"Aku hanya ingin meminta maaf kepada Kayla, ini memang kesalahan aku. Aku mohon Kay sekali ini aku ingin mengatakan kalau aku sangat salah."
"Sudahlah, berhenti mengikuti aku, aku tidak ingin melakukan hal yang tidak pantas di lakukanya. Sampai detik ini pun aku akan mendapatkan yang terbaik untuk diriku sendiri."
Setelah itu Kayla masih saja merasa kalau dia belum bisa memaafkan semuanya, tetapi apa yag telah terjadi saat ini menjadikan yang terbaik untuknya. Brian langsung saja berkata "Menjauh lah darinya, aku yang sekarang melarang kau untuk mendekatinya."
"Tetapi, aku memang tidak mau menyakitinya. Kay, jika kamu tidak ingin memaafkan aku, aku masih tetap berusaha mendekatimu."
"Kay, ayo... jangan di hiraukan dia, biarkan aku yang mengantarkan kamu pulang bersama dengan Ria."
Ray hanya terdiam melihat Kayla dan Brian pergi meninggalkannya lalu dia berkata di dalam hati, "Kay aku tau ini kesalahanku yang tidak kau sukai, hanya saja aku butuh permintaan maafmu ini. Tidak ada yang bisa di lakukan lagi mungkin aku harus berusaha untuk mendapatkan hal ini."
Ria menghampiri Brian dan Kayla.
"Brian, kamu dari mana saja? aku tadi menyarimu."
"Oo ini aku baru saja menemui Kayla, dia lagi bersedih."
Ria yang mendengarkannya berusaha sedikit bahagia dan dia berkata "Apa yang terjadi padanya?"
Brian menceritakan semuanya, apa yang telah terjadi pada diri Kayla sekarang. Ria sangat syok saat, dia berpura-pura sedih dan memperhatikan apa yang sedang terjadi pada temannya itu.
"Aduh Kay, aku tidak menyangka kalau perbuatan Ray yang sangat tidak terpuji, padahal yang aku tahu dia anak yang pendiam dan tidak pernah mencari masalah."
Ria yang berpura prihatin dan dia merasakan kalau ini akan menjadi gosip yang panas, dia berusaha untuk berpura-pura baik, agar Ray dan Kayla akan mendapatkan permasalahan baru. di dalam hatinya berkata "Kayla... Kayla tidak akan aku biarkan kau mendapatkan kebahagiaan sedikitpun, suatu saat nanti semuanya akan aku hancurkan semuanya demi mendapatkan perhatian penuh Brian, kau dengan secepatnya pergi dari kehidupan Brian."
"Sayang, kenapa kamu melamun begitu?" Tanya Brian kepada Ria.
"Hm... okelah, ayoo aku akan pulang ke rumah juga."
Sesampai di dalam mobil Brian mengajak Ria mengobrol , pembahasannya hanya tentang Kayla saja, Brian berkata "Aku sangat kasihan kepada Kayla, tidak ada sedikit pun pembelaan yang berpihak kepadanya, dan aku juga kasihan yang telah terjadi saat ini hanya mendapatkan kesalah pahamannya."
"Hm... bisa saja dia menggoda Ray terlebih dahulu, makanya Ray mau mendekatinya."
"Tidak, aku sangat yakin kalau Kayla tidak berbuat begitu, sampai sekarang pun dia sangat merasakan sesal terdalam saat Ray melakukan hal yang tidak wajar itu, sampai sekarang pun dia tidak bisa memaafkan Ray sampai sekarang."
"Kamu kenapa selalu membela Kayla terus? padahal dia sudah melakukan kesalahan begini masih kamu membelanya begitu."
"Apa salahnya aku membela teman aku sendiri, jadi aku harap semuanya yang telah terjadi ini terus berjalan dengan lancar saja. di tetap melakukan kesalahan seperti ini."
Ria sangat tidak menyukai tingkah perhatian Brian kepada Kayla itu sudah tidak wajar saja, dia melakukan hal yang serupa itu akan mendapat perhatian dari Brian. lalu dia berkata "Hm... kamu ini tidak pernah menyadari apa yang telah terjadi."