Brian menghela nafasnya dia berharap tidak ada permasalahan di antara mereka dan ini, dan Bryan berkata dengan memasangkan senyuman yang sangat manis.
" Ria, mempermasalahkan hal itu Aku tidak tahu harus bagaimana menghadapi kau jika melakukan yang terbaik demi mendapatkan hal yang baru di sisi lain aku disini berharap kau jangan pernah berpikir untuk menghancurkan kehidupan orang lain, tidak ada yang bisa kau tuduh di sini Kayla ingin membalas kebaikan ku makanya dia melakukannya dan aku biasa saja kepadanya. "
Brian menjelaskan kepada Ria.
"Iya, tetapi aku sangat sedih jika kau menghancurkan aku seperti itu dan menomorsatukan Kayla dibandingkan aku, aku banyak harapan yang akan aku buat tetapi saat ini cuma hanya ada satu permasalahan yaitu Aku ingin kau berfokus pada apa saja. "
Jelas Ria sambil memasang kan wajah sedih nya.
"Ria, sudah katakan jangan merengek seperti itu kau bukan anak kecil lagi yang maunya melakukan yang terbaik saja demi mendapatkan hal yang baru disini aku berharap kita bisa menjalankan bersama-sama untuk melakukan yang terbaik demi apapun di dalam perjuangan ini akan selalu ada untuk dirimu."
Brian berkata kepada Ria dan sambil memegang kedua tangan nya.
" Iya aku tidak akan Mereka lagi tapi kau harus berjanji walaupun begitu Kau Harus berfokus kepada aku juga, Aku tidak ingin enggak berpaling dari hukum dan pergi ke wanita yang lain. seperti kau menatap kehila dengan dalam tadi sajak-sajak burung Apa lagi kau ingin meninggalkan aku seperti itu. "
"Sudahlah aku tidak mau ngebahas yang apapun yang telah terjadi disini ya sudah kita lalui lalui saja jangan pernah berharap untuk melakukan yang terbaik, kalau begitu aku ingin masuk ke kelas aja Apakah kau masih mau di sini?"
Tanya Brian kepada kekasih nya.
"Iya tidaklah, Aku tidak mau kau tinggalkan sampai kapanpun harus menemani aku apapun dan tetap terjadi kepadaku, Ayo kita barengan saja ke ruangan. dan Ingat jangan pernah berubah untuk siapapun disini aku masih berharap kau selalu ada untukku tanpa harus berpikir panjang, "
Ucap pria kepada Brian an yang terlihat wajah yang sangat pasrah.
Saat itu Ria dan Brian sedang berjalan menuju ruangan, semua orang memandangnya begitu sangat dalam wanita tersebut, tahu apa yang mereka katakan kepada mereka berdua itu dan di saat Ria mendengar apa yang telah diucapkan salah satu temannya membuat dia semakin kesal.
" Brian Kenapa wanita itu mengatakan kalau aku aku sangat tergila-gila kepadamu dan mengatur hidup kau saja, padahal aku tidak pernah mengatakan begitu kepadanya disini aku juga berharap tidak ada permasalahan baru untuk kita selesaikan satu sama lain. Sampai detik ini pun permasalahan itu bisa saja pergi tanpa berpikir panjang."
ucapan Ria yang sedih.
"Sudahlah aku tidak mau dengar apapun, biarkan mereka berkata seperti itu mungkin yang mereka katakan itu ada benarnya juga tidak mungkin kan orang berbicara tanpa ada bukti dan kebenarannya. di sisi lain pun aku banyak berharap semua yang diinginkan akan berjalan dengan lancar.
Jelas Bria kepala Ria.
Di dalam hati Ria sangat kesal, tidak ada pembelaan sama sekali dari Brian Entah kenapa saat itu dia merasa tidak menjadi seorang yang diinginkan oleh kekasihnya itu sampai mendapatkan yang terbaik, tidak pernah ah dia mengeluh ingin mendapatkan sebuah keinginan yang nyata pada hubungannya.
Bab 18
Saat itu semua nya bisa saja berjalan dengan lancar saja, demi apa pun itu Kayla tidak mau menjadi penghalang semua orang yang ingin menghancurkan diri nya saat ini, jauh dari pemikiran dia saat ini bagaimana menghadapi orang yang ingin menjatuhkan nya saja saat ini bagaimana pun perjalanan hidup itu bisa saja di lakukan nya demi mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya.
Di kejauhan Kayla melihat Ray yang berad di hadapan nya, dia langsung membalikkan tubuhnya dan pergi meninggal kan Ray yang berdiri itu.
“Kayla, Tunggu...!”
Panggil Ray yang sudah pusing memikirkan apa yang yang sidah di lakukan nya saat ini, jauh di pikiran nya untuk menghampiri Kayla kembali lagi.
Kayla yang sangat panik dan dia berusaha untuk pergi melangkahkan kaki nya secapat mungkin, tetapi Ray meraih tangan Kayla dengan cepat dan dia berkata dengan Tenang.
“Apa yang mau kau jelaskan itu? Aku sudah tidak mau lagi membahas semua nya yang bukan diri ini semakin mendalam saja. Di sisi lain juga tidak ada yang bisa di jadikan diri ini semakin yakin kalau kau hanya memmbuat aku kacau saja tanpa memikirkan satu sama lain juga.”
Jelas Kayla kepada Ray yang sudah tidak tahu harus berkata apa lagi saat ini sampai kapan pun itu juga tidak ada yang bisa saja di jadikan diri ini semakin mendalam saja.
“Aku ingin menceritakan semua nya agar kau tidak mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya, di sini aku berharap diri ini semakin yakin kalau semua nya tidak ada yang bisa di jadikan lagi, aku mau membantu kau agar tidak ada yang bisa mengganggu kau lagi di sini aku juga berharap tidak ada yang bisa di jadikan lagi satu sama lain nya.”
Jelas Ray kepada Kayla yang dari tadi gemetar untuk menjelaskan kepada nya saat ini.
“Sekarang aku tidak mau mengatakan apa lagi! Kau sudah tahu kalau aku sudah sangat tidak paham apa yang sudah di katakan saat ini, jauh dari pikiran ini bagaimana menghadapi nya satu sama lain nya lagi.”
Jelas Kayla kepada Ray.
Kayla sangat membimbangkan hati ini sama sekali jangan membuat diri ini semakin mendalam juga, diri ini melakukan yang terbaik juga satu sama lain nya. Tidak ada yang bisa di jadikan diri ini pedoman pada diri ini. Di sisi lain dia sudah tidak mempercai apa yang sudah di katakan banyak orang yang terpenting dia melakukan yang terbaik juga demi mendapatkan apa pun itu juga diri ini semakin yakin saja diri ini melakukan nya saat ini.
“Kay, aku mohon dengarkan apa yang aku katakan saat ini, aku ingin menjelaskan apa yang sudah di jadikan diri ini semakin tidak yakin satu sama lain nya diri ini aku hanya mau membela diri juga, kalau aku itu tidak melakukan hal yang di tuduhkan oleh semua orang itu.”
Jelas kan Ray yang terus saja mengajak dia untuk berbicara semua nya demi mendapatkan yang terbaik satu sama lain nyta demi mendapatkan diri ini semakin yakin pada diri ini semakin mendalam saja.