Chap 49. Teman Baru

1120 Kata

“Kalian belum pulang?” tanya Nata melihat Aeron dan Petir masih di sini. “Belum.” Petir menjawab. “Aku mau keluar, kalian mau tetap di sini?” tanya Nata lagi. “Kamu mau kemana?” tanya Aeron balik. “Aku mau menjemput Ken di sekolah.” “Ken sudah ada supir pribadi,” kata Aeron. “Ya tidak apa-apa, aku hanya mau menjemputnya,” jawab Nata lagi. “Kalian di sini saja, aku mau keluar dulu.” “Ayo kita jemput Ken,” kata Aeron bangkit dari duduknya. “Aku akan mengantarmu,” kata Petir. “Kamu di sini saja, Petir, masih ada Ola di kamar, aku sama Aeron saja yang menjemputnya,” kata Nata tersenyum. “Baiklah,” angguk Petir lalu kembali duduk. Aeron berbalik dan menjulurkan lidah, membuat Petir kesal melihatnya, jika bukan karena Nata yang menolak, Petir pasti akan berebutan dengan Aeron menjempu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN