Chap 44. Sia-sia

1017 Kata

Beberapa kali ART memanggil Ken makan, namun Ken menolak, Ken tidak juga keluar dari kamar sejak kemarin. Keluarganya mulai khawatir pada sikap Ken saat ini, seolah tengah menyiksa diri. ART juga sudah membawa sepiring makanan ke kamar Ken, namun Ken membuangnya dan membuat berantakan. Aeron tak tahu lagi bagaimana membujuk putranya agar mau makan. Jadi, Nata sengaja ke rumah keluarga Austin untuk membujuk putranya. Nata melangkahkan kaki pelan menghampiri Ken yang tengah duduk dilantai dengan bersandar di pinggiran ranjangnya, Nata memilih duduk agak jauh dari Ken. Ken tak menoleh sama sekali, ia seolah menganggap tak ada orang disampingnya. Ken tengah menyikapi diri yang saat ini membuatnya marah besar, namun ia tidak bisa menunjukkannya kepada siapa pun, ia hanya menganggap dunia ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN