Chap 47. Berdusta

912 Kata

“Maafkan Ken, Pa, Ma,” ucap Ken menundukkan kepala. “Tidak apa-apa, Ken, Mama yakin ini bukan salah kamu,” jawab Nata tersenyum lalu mengelus lengan putranya. “Mama tahu, sebenarnya anak Mama tidak bandel, hanya saja di bully duluan.” Ken menatap sang Mama, ia tidak menyangka sang Mama akan mengatakan hal itu, dan perkataan sang Mama barusan membuatnya lebih tenang. Tak pernah ada yang membelanya selama ini, bahkan selama ini ia menghadapi semuanya sendirian, walau semua orang membencinya. “Pa,” lirih Ken. “Iya?” “Maafin Ken,” ucap Ken. “Sudah. Kamu tidak usah minta maaf, semua ini salah temanmu. Papa yakin kamu tidak mungkin memulai semuanya jika bukan karena temanmu,” jawab Aeron menepuk pundak putranya. “Papa hanya mau memberimu saran, di dunia ini tak semua orang menyukai kita, j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN