CLOSER

1728 Kata

"Ini … !" Dian menyodorkan secarik kertas berisi nama dan nomor handphone. "Apa ini ?" Gilang berhenti menyeruput kopi, lalu dia memperhatikan kertas itu. "Bapak itu minta dihubungi," ujar Dian sambil mengaduk kopi.             Mereka duduk di balkon apartemen sambil menunggu senja pulang ke peraduan. Sejak Gilang menjadi suami sah Cindy, dia jarang datang berkunjung ke apartemen.  "Jadi mereka mau jual tanah mereka ?"  "Kalau dari ketua adat, mereka nggak mau. Tapi pas aku pulang, ada warga yang kasih nomor handphonenya. Ya aku bilang ajah, nanti atasan saya hubungi !" Jelas Dian.             Gilang mengambil secarik kertas itu lalu mengantunginya. "Nanti biar ini urusan aku sama Papa. Makasih ya udah bantuin aku." "Wait…, aku mau tanya. Kamu tuh kemarin kemana ajah aku telepon ngg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN