Kevin menatap kepergian Lea yang sudah keluar dari rumahnya. Ia sangat membenci situasi ini, sungguh ia hanya ingin memprioritaskan Lea tapi di sisi lain ia harus menjaga Amel juga. "Lanjutin makannya Nak!" ujar Anya. "Udah nggak nafsu!" sahut Kevin malas lalu berniat pergi dari sana. "Ya udah yuk langsung berangkat aja kalau gitu Kev!" ajak Amel. "Gue nggak bisa, gue ada urusan di markas!" Sarkas Kevin lalu ia ikut pergi keluar. "Tapi kamu udah janji," balas Amel memperingati. "Nanti sore juga bisa," sahutnya lalu pergi keluar. Kevin memang benar berjanji untuk menemani gadis itu belanja, alasan Kevin menuruti perkataannya, karena Amel mengancam akan melukai dirinya sendiri jika ia tidak mengikuti kemauannya. Sungguh Kevin benar-benar tidak peduli dengan Amel, tapi saat melihat Am

