"Za, Lo mau ikut makan siang di kantin bareng?" tanya Antoni begitu mereka keluar dari ruangan meeting. Kebetulan mereka selesai meeting saat waktu sudah menunjukan pukul setengah 12 siang. Jadi Danu memberi izin untuk langsung makan siang saja karena nanggung. "Nanti saja lah gue makan ada sedikit kerjaan yang tadi belum beres. Lo duluan aja ke kantin kalau udah lapar nanti gue nyusul," sahut Reza teringat akan pekerjaannya yang tadi harus dia tinggalkan karena keburu meeting. "Astaga, Za, Lo itu menantu pemilik perusahaan ini. Harusnya Lo jangan rajin-rajin amat. Soal kerjaan nanti aja Lo kerjain lagi kalau udah beres makan siang," decak Antoni benar-benar heran melihat Reza yang begitu tekun bekerja. Reza hanya tersenyum menanggapi perkataan Antoni. Dia memang tidak akan bisa tena

