The Night at 24 Years Later

1106 Kata

Sssshhhh!!!  Suara bara dari briket yang kini digunakan untuk memanggang daging-daging yang pagi tadi dibeli oleh Sam dan juga Ajeng. Mereka bersama-sama mengadakan pesta daging panggang, dan itu merupakan malam yang cukup menyenangkan. Diiringi oleh musik yang di mainkan ole gramophone milik Paman Lu, dan itu merupakan gramophone yang antik yang dibelinya di toko desa sebrang beberapa tahun yang lalu. Itulah yang dikatakan oleh Paman Lu. “Bukankah ini sangat menyenangkan?? hahaha … aku sudah lama tidak bertemu dengan kalian dan ketika kalian sudah tumbuh, aku menua” ujar Paman Lu kepada Ajeng dan juga Sam yang kini tersenyum cukup sedih di sana. “Maafkan kami” ucap Ajeng lagi, dan kali ini Paman Lu mengangguk mengiakannya. “Aku akan memaafkan mu jika kau bisa mengambilkan botol win

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN