76

1021 Kata

"kau sudah kembali?" "Ya." Wanita yang terbaring di pembaringannya itu seakan menunggu kabar baik yang akan terlontar dari bibirku, sorot matanya penuh pengharapan bahwa aku akan membawa angin segar untuk kesembuhannya. Sekali lagi kupandangi badannya dari atas ke bawah, hanya lengannya yang terbuka lemah sementara yang lainnya tertutup kain. Menyaksikan kulitnya yang berubah dari merah muda menjadi kuning pucat dengan urut-urat yang terlihat jelas, hatiku makin perih. Aku ingin segera menyelamatkannya tapi aku tak tahu apa yang harus kulakukan. "Mas, Apa kau dapat pekerjaan atau pinjaman uang?" "Tidak, belum ada." "Lalu kau ke mana saja dari pagi sampai sore?" "Mencari uang." "Kenapa lama sekali?" "Karena aku jalan kali, Mil. Motorku sudah kujual untuk pembayaran rumah sakit in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN