92

1134 Kata

Aku merasa bersalah memutuskan gelang Fatiya, harusnya aku tidak mengungkapkan perasaanku yang sebenarnya dan membuat dia makin kesal. Aku harusnya tak memaksakan bahwa dia harus merasakan hal yang sama seperti apa yang kurasakan, tak mencegah tangannya dengan kasar sehingga gelang itu tidak putus dan berantakan. "Itu pemberian suamiku!" Ya, kata 'suamiku' membuatku benar-benar sadar bahwa dia bukan milikku, dia sudah bersuami dan hidup bahagia dengan segala fasilitas yang diberikan Mas Fadli padanya. Pun anak anak, interaksi mereka jadi bias dan aku seperti orang asing baginya. Sapaan dan kehangatan tak lagi kurasakan begitu bertemu dengan mereka, anak-anakku seakan tak mengenal diriku bahkan mereka tak menikmati setiap pelukan dan apapun yang coba aku berikan untuk membuat mereka bahag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN