Bab 76. Diujung Keputusasaan Revan

1517 Kata

“Turunin aku!” Revan menulikan telinganya, menahan rasa sakit karena pukulan tangan Erika di punggungnya juga menahan rasa malu karena teriakan Erika di parkiran menyita perhatian di sekitar mereka. Niatnya menyelesaikan masalah dengan Juwita malah membuat masalah baru yang lebih runyam lagi dengan istrinya. Bodohnya Revan malah berbohong padahal dia sendiri yang meminta Erika untuk selalu terbuka satu sama lain meskipun terasa pahit. Andai saja Revan mau berterus terang mala mini bertemu Juwita mungkin akan berbeda pemikiran Erika dalam menyingkapi apa yang terjadi akibat kesengajaan Juwita. Revan menurunkan Erika dan langsung mengurung tubuhnya agar tidak kabur. Inilah yang ditakuti Revan dari istrinya, orang yang biasanya bersikap lembut, bersahabat dan sabar akan terlihat jauh lebih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN