27 - Surrender

1014 Kata

“Tak peduli berapa lama seseorang memendam sebuah perasaan, kelak waktu akan tetap mampu menyingkapnya.”   ***   “Mmm uhuk!” Lidah Luke terasa kelu. Sebuah kata-kata yang tak mampu ia ucapkan selama ini malah lolos dari bibir adiknya sendiri. Seolah Alison bisa membaca pikirannya.   Alison hanya menyadari tingkah laku Luke yang gagap ini. Dia mengernyitkan mata dan mencondongkan wajahnya mendekati wajah Luke.    “Apakah aku benar?!” paksa Alison, dengan senyum miringnya. Seakan mengintimidasi kakaknya sendiri.   “Kau … kalau ingin mengintrogasiku … I need some drinks,” pinta Luke dengan payah. Sudah tidak bisa mengelak lagi. Rasa sesak yang terkurung di dadanya ingin meronta keluar dari sana.   Sebenarnya Alison agak ragu meminta Luke mengungkapkan perasaannya malam ini. Namun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN