26 - Pengakuan

1176 Kata

Di siang hari saat terik matahari sedang panas-panasnya, Gisel sedang berjalan menuju ke dapur. Ingin melihat Vania yang sedang membuat kue keju kesukaan Victoria.    Bisa dihirupnya aroma keju dan stroberi yang menyebar di ruangan ini. “Hmm enak sepertinya,” bisik Gisel di sebelah Vania.   “Enak dong. Kan aku yang bikin,” celoteh Vania seraya tersenyum. Sudut matanya sekilas melihat Gisel sambil fokus mengaduk krim keju yang akan jadi bahan utama kue tersebut.   “Neneeek! Aku pulang!”   Sepertinya ada yang menyosor masuk dari ruang depan. Suara seorang wanita membuyarkan fokus Gisel yang sedari tadi mencium aroma keju.   Berjalanlah Gisel ke ruang tamu menuju sumber suara. Penuh dengan rasa penasaran oleh suara yang tak dikenalnya.   Gisel menelengkan kepalanya. “Mmm?”   “Gi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN