“Van?” “Hmm, apa?” Gisel mendekati Vania saat Vania sedang membaca buku di tepi kolam renang. Percakapan dibuka oleh Gisel sore hari ini. Apa yang ingin ia ceritakan? “Gini, lhoh? Aku kan putus sama Roby, yah?! Tapi … kok aku nggak terlalu sakit hati? Mmm beda banget waktu pisah dari Luke. Kayak ….” “Kayak beda aja gitu rasanya? Terus kamu heran kok nggak sesakit itu rasanya?” potong Vania. Sudah mengerti apa yang akan dikatakan oleh Gisel. Gisel menepuk pelan bahu Vania. “Hih! Aku belum selesai ngomong! Tapi kamu bener, sih! Haha!” Kontan Vania dengan bangganya mengibaskan sebelah rambutnya dengan satu tangan. “Hah!? Ya iyalah! Gue gitu!” “Hiliiih, gue gue gue. Medok tau nggak?! Balik ke topik!” canda Gisel. “Iyeee. Gimana? Ya mungkin emang dasarnya kamu tu

