48 - Better Sunset

1086 Kata

“I like me better when I’m with you.” — Lauv.   ***   Cahaya lembut nan hangat mulai menghilang setelah sempat memasuki kedai ini melalui jendela kaca yang lebar.   Helaan napas dan suara decit kursi pun terdengar saat seseorang mencoba duduk.   “Mikir apa kamu?” tanya Gisel setelah duduk. Dia pun juga menyodorkan es teh yang dibalut dengan gelas estetik ala kafe pada umumnya. Dengan daun mint yang mengapung di puncak minuman tersebut.   Tentu saja Gisel sedang mengajak Luke berbicara. Dia heran mengapa Luke bisa tinggal lama di sini.    Setelah tidak mendapat sepatah katapun, Gisel menunduk dan mengkerucutkan bibirnya. Dia pun mengaduk-aduk minumannya sendiri.   “Mike sudah pulang. Semuanya aku serahkan sama dia. Ya … meski mama menentang tapi akhirnya aku bisa meyakinkan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN