16

1295 Kata

PRANCIS, 0730 PM Renatha merasa tidak nyaman, entah apa yang membuat hatinya begitu resah, belum lagi Rain yang tiba-tiba demam. Ia tidak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya tapi kenapa tiba-tiba perasaannya tidak enak seperti ini. Apalagi sekarang kondisinya ia berada jauh dari kedua putranya. Ingin sekali kembali ke Indonesia dan meninggalkan pekerjaannya, tapi kondisi Rain tidak memungkinkan untuk dibawa perjalanan yang begitu jauh. Bu Asih dan Ririn tidak bisa dihubungi membuatnya semakin gelisah. “Bunda, Rain pusing.” Keluhan Rain membuat Renatha semakin khawatir. “Iya, Sayang. Bentar, ya, kita nunggu supir dulu, baru ke rumah sakit.” Dengan lembut ia memijat kepala Rain. Sejak semalam Rain mengatakan jika ia sangat pusing dan lemas, awalnya Renatha mengira jika anakn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN