23

1201 Kata

Renatha pulang ke rumah dengan wajah lelah setelah mengurus beberapa berkas, ia melihat anak-anaknya tengah mengerjakan tugas bersama Ronal. Anak-anaknya tampak bahagia bersama Ronal yang bersikap seperti ayah mereka. Setidaknya mereka tidak menanyakan ayahnya lagi untuk sementara, ia belum siap mempertemukan anak-anaknya dengan Bara sebagai Ayah mereka. “Aku harus berpikir lebih dewasa nanti,” gumam Renatha begitu pelan. “Bunda udah pulang?” tanya Revan, mendekati sang ibu yang terlihat begitu lelah. “Eh, iya. Ini Bunda bawain camilan.” Renatha memberikan camilan yang ia bawa pada Revan. “Bunda bersih-bersih dulu, ya.” Renatha melirik sekilas pada sang kakak yang tidak peduli dengan kedatangannya, mungkin Ronal masih marah karena kejadian tadi. Ronal memang marah karena tadi ia berte

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN