Bisa Kita Bicara, Viola

1498 Kata

“Hai, Sayang. Apa kamu sudah lebih baik sekarang?” sapa William di depan pintu apartemen Viola. “Kenapa kamu datang ke sini?” tanya Viola garang. Ia sudah cukup stres dan bersedih karena putus dari Richard. Ia tak mau berhubungan dengan siapa pun, terkait perusahaan. “Nggak usah galak-galak, dong, Sayang! Aku ‘kan hanya ingin menanyakan kabarmu saja?” rayu William sambil tersenyum. Pria itu berusaha masuk ke apartemen Viola, tapi dengan sigap Viola menutup pintu lalu mengaitkan rantai yang memang tersedia di pintunya dan ketika William membukanya, pintu itu terhalang oleh rantai sehingga tidaj bisa terbuka lebar dan itu membuat William kesal. “Kok, kamu jahat, sih, Sayang? Aku hanya ingin masuk dan mengetahui kondisi kamu,” rutuk William. Viola mencebik sinis. “Aku nggak perlu perhati

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN