Meeting dengan klien Inggris berakhir baik. Viola bisa menangani semuanya dengan sempurna. Klien Inggris itu tidak berpikir dua kali untuk bekerja sama dengan perusahaan Richard karena kepiawaian Viola menjelaskan detail kerja sama yang ditawarkan. Richard semakin ingin Viola segera menjadi miliknya. Ia ingin segera memperistri wanita cerdas ini secepatnya. “Apa agenda kita setelah ini, Rich?” tanya Viola memutus lamunan Richard. “Kamu pengennya ke mana, Vio?” Kita nggak ada kerjaan lagi di kantor. Gimana kalo kita jalan-jalan aja? Ada tempat yang ingin kamu datangi nggak?” tanya Richard antusias. Viola sebenarnya sudah lama tidak jalan-jalan. Ia penat dan lelah karena masalah William dan Richard. Apa dia nonton film komedi romantis saja, ya, di bioskop? “Aku pengen buang penat, Rich

