“Maksud kamu?” tanya Richard penasaran. “Beberapa hari ke depan, tahan hati saja akan ketusnya sikap Viola, Bos! Dia akan mencari gara-gara sama Bos.” Tio sudah geli sendiri membayangkan interaksi Richard dan Viola beberapa hari ke depan. “Cari gara-gara gimana maksud kamu?” Richard mengernyit bingung. “Dia pasti akan sering membantah Bos supaya Bos murka dan segera memecat dia. Viola ingin dipecat, Bos. Tampaknya dia sudah lelah menghadapi sikap Bos,” ujar Tio yakin. Ya, siapa pun pasti lelah menghadapi emosi presdir moody dan pemarah seperti Richard. Dirinya dan William-lah yang betah bersama Richard selama ini karena mereka sudah paham dan kenal watak masing-masing sejak lama. Yang Tio takutkan, William dan Richard benar-benar akan bermusuhan karena memperebutkan Viola. Karena Tio

