Bab 98

1502 Kata

Rumah Lia Menyala Kembali Dua hari setelah transfer misterius itu, Rumah Lia kembali terasa hidup. Relawan mulai berdatangan lagi. Beberapa pasien anak mulai terlihat bermain di taman kecil belakang rumah. Kinan dan Reyhan bergantian menjaga Nayaka yang kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit, tetapi menunjukkan tanda-tanda membaik. Tapi di balik semua itu, Reyhan tahu: badai belum berlalu. > “Kamu masih mikirin Damar?” tanya Kinan suatu malam saat mereka duduk berdua di beranda. > “Dia gak akan tinggal diam. Dulu aku orang kepercayaannya. Sekarang aku pengkhianat di matanya.” > “Tapi kamu bukan lagi orang yang sama, Reyhan.” > “Masalahnya, Kinan, dunia gelap itu gak pernah benar-benar melepaskan orang-orangnya.” Reyhan menunduk. Tapi kali ini, bukan karena rasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN