Bab 85

1395 Kata

Cahaya yang Tumbuh Tiga bulan pasca sidang hak asuh, Rumah Lia kembali berdiri stabil, bahkan lebih kuat dari sebelumnya. Program baru bernama "Sekolah Harapan" diresmikan di lantai atas gedung utama—didedikasikan untuk anak-anak yang gagal mendapatkan akses pendidikan karena status orang tua mereka di masa lalu. Reyhan sibuk setiap hari, namun wajahnya lebih tenang. Damar semakin percaya diri, dan Saras, Toni, serta tim mentor lain bahu-membahu membangun kurikulum. Rumah Lia bahkan mulai menerima undangan kerja sama dari lembaga-lembaga sosial dan kampus untuk menyebarkan sistem “rehabilitasi berbasis kasih dan tanggung jawab.” Namun, seperti semua kisah yang mendekati terang… bayangan mulai bergerak dari ujung yang lain. ** Surat Lamaran Tak Biasa Saras sedang menyortir puluhan CV

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN