Ch-44

1858 Kata

_________Flashback On_______ (Beberapa jam sebelumnya) Inggrit meletakkan cangkir teh di atas meja. Wajahnya tampak sayu dengan guratan-guratan halus yang terlihat jelas di sekitar matanya. "Ada apa, Ma? Mama terlihat tidak sehat," tanya Dinda. Inggrit menghembuskan nafas berat. Ia menatap Dinda dengan seksama. "Mama lagi mikirin Bagas," ungkapnya. Dinda tak menanggapi. Ia memilih menyeruput secangkir teh di tangannya. "Mama tahu betul dia pria yang sangat bertanggung jawab dalam hal apapun, terlebih pekerjaan, tetapi terakhir kali mama melihat ia seperti ini adalah tiga tahun yang lalu saat mendengar Renata menjalin hubungan dengan David," Dinda menaruh cangkirnya di atas meja. "Memangnya apa yang dilakukan mas Bagas?" "Dia bekerja seperti orang gila, Din. Berangkat pukul tujuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN