KETAKUTAN DIANI

1886 Kata

Diani menerka-nerka kemana mobil ini membawanya. Walaupun begitu penasaran, tak ada satu katapun yang keluar dari bibirnya sekedar untuk menanyakan kemana tujuan mereka. Sesekali ia mencuri pandang pada Samudera lewat ekor matanya. Keduanya tak ada yang bersuara, Samudera sendiri sedang dalam pergulatan batin. Ia sendiri masih tak menyangka bahwa tubuhnya akan bereaksi sedemikian rupa kepada Diani. Sekian banyak wanita yang mencoba mendekatinya, ternyata akalnya tak bisa berfungsi jika bersama Diani. Ia benar-benar tak menyangka hal itu. Mereka berdua tak menyadari bahwa wajah keduanya bersemu merah dan telinga mereka tak kalah menampakkan warna merah padam saat mengingat kejadian yang baru saja terjadi diantara mereka. Walaupun menyetir, tapi pikiran Samudera sering tak fokus dan meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN