JADEN

1091 Kata

Jaden beranjak dari kursinya dan duduk disebelah Riani yang senyumnya tak luntur dari wajahnya sejak sebelum dimulainya akad. Mata remaja tanggung itu tak bisa lepas menatap Riani dengan pandangan tak terbaca. Merasa ditatap, Riani menengok ke sampingnya dengan gerakan perlahan. Setelah matanya menemukan Jaden ia kembali menatap ke depan dengan kepayahan. “Halo, Jade. Maaf, Tante gak bisa lihat kamu dengan benar kalau kamu ada disamping Tante,” ucap Riani dengan senyum yang masih mengembang. “Tante, Jaden mau ngobrol sama Tante tapi gak disini. Boleh?” tanya anak laki-laki yang terlihat tampan dengan balutan kemeja putih dan celana kain yang juga berwarna putih. “Boleh. Sekalian anter Tante ke kamar ya, Jade? Sepertinya Tante harus istirahat. Tante, udah gak bisa duduk lebih lama lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN