Ego dan Gengsi

1482 Kata

Melisa yang belum makan malam merasa kelaparan. Setelah menangis hampir air matanya habis. Sebab, sejak kemarin malam di lanjutkan siang dan tadi. Saat tahu Devan tak lagi pulang. Melisa kembali menangis. Hingga merasa kelaparan, dan baru ingat kalau siang tadi Melisa tidak sempat makan karena sedih meratapi hidupnya. Melisa yang kelaparan pun, keluar kamar menuruni tangga berniat untuk ke dapur dan melihat makanan apa yang ada di sana dan bisa di makan. Belum juga Melisa selesai menginjak anak tangga terakhir. Devan yang baru membuka pintu dan memasuki rumah membuat langkah Melisa terhenti. Melisa menatap lurus ke depan ke arah Devan yang juga menatapnya. Maya mereka saling bersitatap. Saling menyelami manik mata masing-masing. Ada sedikit kelegaan di hati Melisa melihat suaminya—Deva

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN