Bab 23 - Lawan Satu-satu

1046 Kata

“Jangan terus berkata dan bertanya seperti itu, nanti kamu sendiri yang akan semakin terluka,” cecar Naura tidak bisa melanjutkan lagi pembicaraan seperti itu jika hanya membuat seseorang semakin terluka. Namun, Andi memang sangatlah keras kepala, tidak bisa dikasihani apalagi untuk di cegah di saat sudah seperti itu. Tekadnya memang benar-benar kuat, tak mudah untuk digoyahkan oleh siapapun juga. Seperti tekadnya untuk berani terus-menerus dalam menghadapi kenyataan, dia tetap bersabar menunggu jawaban dari mulutnya Naura, bagaimanapun juga dia berhak untuk mendapatkan jawaban yang mengarahkannya pada kepastian. Hubungan suami-istri tentunya bukan sebuah hubungan yang hanya main-main setiap harinya, jika salah satu saja tidak satu arah dalam melangkah, tentunya akan menghancurkan kedua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN