Setiap malam Jumat aku rutin mengikuti pengajian atas ajakan Ruby. Aku dengannya mulai akrab layaknya sahabat. Biasanya Ruby akan menjemputku dan kami pergi bersama-sama ke tempat pengajian. Kegiatannya bertempat di masjid yang sudah ditetapkan bersama. Selalu bergilir, agar suasananya tidak menonton di satu tempat saja. Biasanya setiap masjid memiliki jamaah majelis taklim yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Terkadang juga diadakan di salah satu rumah jamaah pengajian. Kegiatannya meliputi mengaji bersama, membetulkan tajwid bacaan dan diakhiri adanya tausiyah dari ustadzah yang telah kami undang. Peserta pengajiannya khusus untuk perempuan saja atau akhwat--sebutannya--tidak ada jamaah laki-laki--kecuali penceramahnya. *** Mataku memicing mencoba mengamati sosok perempuan yang duduk

