Hijrahku dan Maunya Dilan

1193 Kata

Pagi hari kusapa dengan membongkar isi lemari pakaian. Rencana mengambil baju kerja tertunda, akibat mata yang tidak sengaja melihat paper bag dari toko Ruby. Teringat akan isinya yang merupakan gamis pakaian muslimah. Ada niat ingin memakainya. Namun, keraguan masih menelusup di dalam hati. Akankah terasa ganjal, kalau aku tiba-tiba pergi ke kantor mengenakan pakaian tersebut? Masih merasa insecure, takut dikatakan hijrah karena tersandung masalah. Padahal, niat itu muncul saat aku memang ingin berubah lebih baik lagi. Kukeluarkan semua pakaian yang tampak kurang bahan, walaupun harganya mahal. Dari gaun hingga terusan biasa yang kupakai harian, karena pakaian tersebut menunjukkan aurat diatas lutut. Ketukan pintu menghentikan gerakanku melempar pakaian ke atas tempat tidur. "Masuk, Mb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN