shock terapi untuk Mas Heru

1649 Kata

Mas Heru masih bergeming di dekatku tampak pasrah. Wajahnya sayu seperti orang sakit. Kulingkarkan tanganku di lengannya. "Mas, Del," seru Lastri melihat kami yang sudah berdiri di depannya. "Kami akan ke kantor, apa hari ini kamu juga kerja?" Lastri mengangguk pasti dan menatap lekat Mas Heru. "Oh, baguslah. Yuk! Mas," ajakku pada Mas Heru dengan masih menggandeng tangannya. Kutarik Mas Heru mengikuti langkahku. Lastri terbengong melihat Mas Heru yang mengacuhkan dirinya, tapi dia segera mengekor langkah kami di belakang. "Tunggu, kenapa aku ditinggal?" Aku masuk ke dalam mobil Mas Heru, duduk di depan, di sampingnya. Kulihat Lastri ingin membuka knop pintu mobil kursi belakang. "Las, bukankah kamu bawa mobil sendiri? Pakai saja mobilmu, soalnya ada yang akan kami obrolkan secara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN