78. Pandangan Aneh

1287 Kata

Damar tak ambil pusing. Ia memilih untuk mengiyakan saja permintaan Mamanya yang memang sudah mengarah ke perjodohan. Daripada ia harus menerima konsekuensi yang lebih parah dari pada sebuah pertemuan. Jika sampai orang tua kenanga dan gadis itu dibawa oleh Sang Mama ke rumahnya yang sekarang. Pasti akan semakin panjang urusannya nanti. Entah mereka akan mengira bahwa Damar menerima perjodohan itu. Entah mengira hubungan mereka saling dekat. Atau hal yang paling buruk mungkin juga bisa terjadi. Seperti ... Ditunangkan secara tiba-tiba. Damar menggelengkan kepalanya saat pikiran itu terlintas di kepalanya.  “Tidak boleh!” ucapnya sendiri.  “Eh, bagaimana maksudnya, Pak?” tanya seorang pelayan yang baru saja sampai di depan mejanya. Pelayanan itu bahkan sampai tidak jadi meletakkan gelas y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN