49. Saya Menyukai Bapak!

1739 Kata

Hari di mana dia akan melewati jalan keluar yang telah disiapkan tiba. Pagi ini, dia bangun lebih pagi dari biasanya. Bahkan kali ini, dia membangunkan Rara dengan berondongan telepon yang ia lakukan. Rara mengomel dan merengek. Dia seharusnya bangun sekitar tiga puluh menit lagi. Tapi, ia telah dibangunkan oleh Priska. Hingga membuat dia tidak bisa tidur lagi. Priska lebih bersemangat dari biasanya. Ia tahu, ia akan menghadapi banyak sorot mata nantinya. Beberapa kening yang terus berkerut. Juga bibir-bibir yang tentu akan berbisik untuk membicarakan dirinya. Entah, apakah nanti telinganya akan kuat mendengar semua itu atau tidak. Juga kedua matanya yang tentu akan melihat setiap ekspresi dan juga respons yang akan muncul oleh setiap temannya. Ia telah siap dengan kemeja biru rapi, cela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN