Chapter 33: First Class Magician

1272 Kata
[Your rank has been set as Rank S, First Class Magician] Rank S. Bukan Rank A atau Rank B. Meski hanya perbedaan satu huruf, tapi itu berarti dia telah menyaingi seorang player terkuat di luar sana. Player Rank S kedua. Memang benar kekuatan berdasar rank yang diberikan system hanyalah angka statistic. Namun, pada kenyataannya, rank S diberikan pada orang-orang yang kekuatannya sangat besar, yang mungkin bisa mengguncang system. [Completion rewards are now avaible] [Will you confirm the rewards?] [Y/N] Apa artinya pesan itu? Apa yang terjadi jika dia langsung menerima hadiahnya? Dia menatap pesan itu dengan bingung. Bahkan karena terlalu terkejut, Ace menggosok matanya beberapa kali, mengira kesehatan matanya telah menurun, tapi tidak ada yang berubah. Pada awalnya, Ace sama sekali tidak percaya. Ace merasa kepalanya dihantam secara tiba-tiba. Dia memang menyelesaikan quest dengan baik, tapi di setiap akhir pertarungan, bar HP Ace selalu menyentuh zona merah. Dia selalu hampir mati. Dia memang menyelesaikan semua quest itu karena ingin bertahan hidup. Player bodoh macam apa yang memasrahkan diri ketika hukuman kegagalan quest adalah kematian? Meski bar HP tersisa satu poin pun, Ace akan terus berusaha bertahan. Namun, Ace tidak pernah menyangka kalau imbalannya akan sebesar ini? Bagaimana dia bisa berakhir dengan sesuatu yang tidak pernah dilakukannya? Rank S. Tingkat pertama. Ace mungkin masih bisa menerima jika dirinya ditetapkan sebagai Rank B atau Rank A, tapi ini Rank S, tingkat pertama? Dia bahkan berada di atas Niel yang melakukan semuanya dengan sempurna. Terlebih bagaimana pemikiran player lain? Dia baru saja dibicarakan karena mendapat sihir secepat itu dan sekarang, dia mendapatkan Rank S. Entah seperti apa reaksi orang-orang itu nanti ketika seorang pengecut mendapatkan keberuntungan dari system. Hal ini tentu akan menimbulkan banyak kecurigaan. Buruknya lagi, pasti akan ada banyak orang yang tertarik pada kekuatannya. “Apakah itu artinya ada dua penyihir tingkat satu sekarang?” Jika memang ini bukan kesalahan system, artinya dia akan menjadi penyihir tingkat pertama rank S kedua di Erfheim. Harusnya dia merasa bahagia dan tenang. Tapi, dibanding merasa lega, Ace malah diliputi perasaan khawatir. Apakah tidak masalah jika seorang pengecut sepertinya mendapatkan kekuatan yang amat besar? Bagaimana jika nyatanya, kekuatan ini akan sia-sia? Tidak peduli seberapa banyak dia memikirkannya, kekuatan itu jelas tidak sesuai untuknya. “Aku harus berpikir dengan tenang.” [Your rank has been set as Rank S, First Class Magician] [Completion rewards are now avaible] [Will you confirm the rewards?] [Y/N] Pesan itu masih melayang di depannya, tidak berubah. Itu artinya semua itu bukan kesalahan dan benar-benar hasil pertarungan Ace. Apakah dia harus menerima kenyataan itu? Bahwa dirinya yang sekarang lebih hebat dari Niel, bahkan menjadi penyihir tingkat pertama yang kedua? Dipikir bagaimanapun, jika melihat kemampuannya dan Niel, jelas mereka berbeda. Niel tangkas dan cekatan, sementara Ace? Namun, bukankah itu artinya dia bisa berdiri di hadapan teman-teman dan melindungi mereka? Dia bisa meraih akhir dari permainan dan menemukan sang ayah secepatnya. Bagaimana jika penilaian system tidaklah salah? Bagaimana jika kekuatan ini memang diciptakan untuknya? Tiba-tiba, pikiran seperti itu muncul di kepala. Sejak awal, bukankah system memang memberikan sesuatu yang lebih sejak awal? Seolah-olah system memberikan kesempatan bagi Ace untuk memperbaiki dirinya. Bahwa system telah membuat peluang bagi Ace. Dengan menjadi rank S, dia bisa terus meningkatkan kemampuan dan melindungi teman-temannya. Dia juga tidak akan diinjak-injak oleh player lain. Ketika mempertimbangkan fakta bahwa sebagian besar player hanya mendapat rank B ke bawah, bukankah ini menjadi keuntungan baginya? Degup jantung Ace mulai tenang ketika memikirkan itu. “Jika bisa mengendalikan kekuatan ini dan melampaui ekspektasi system, aku tidak perlu ragu lagi.” Jantungnya mulai berdetak sedikit lebih cepat hanya dari memikirkan hal itu. Meski begitu, apakah sesuatu yang hebat bisa didapatkan semudah itu? Di dunia yang menempatkan kematian begitu dekat dengan para player, apakah sesuatu seperti ini bisa terjadi? Ace belum pernah melihat kemampuan penyihir tingkat satu. Sejenak Ace teringat dengan kata-kata Hilla tentang penyihir tingkat satu yang sosoknya sangat misterius. Mungkinkah dia memiliki kekuatan yang sangat hebat? Seandainya saja dia memiliki kesempatan untuk bertemu— Tiba-tiba hawa dingin mengalir di punggungnya. Ace mengangkat kepala dan melihat pesan yang masih mengambang, menantikan keputusannya untuk menerima hadiah. “Jadi, inikah yang kau berikan padaku?” Ace bertanya dengan nada dingin dan datar. Tentu saja dia tidak mendapatkan balasan dari system. Setelah berpikir panjang, Ace akhirnya mengambil keputusan. Jika memang system ingin memberikannya kekuatan, bukankah seharusnya dia menerimanya saja?” [Completion rewards are now avaible] [Will you confirm the rewards?] [Y/N] “Ya.” Seolah penantiannya selesai, tampilan pesan itu berubah. Sementara layar pesan itu bergulir, Ace membersihkan mantel putihnya yang telah kotor dan robek di beberapa sisi. DIa berharap blacksmith bisa memperbaikinya nanti. [According to the point, you will be given a special reward. Berdasarkan poin, kamu akan diberikan hadiah spesial.] Hadiah spesial? Ace spontan mengangkat kepala, tidak terkejut lagi. Kali ini dia bahkan tersenyum puas ketika beberapa pesan membanjiri pandangan. [You have acquired special class skills] [Recevied Special Skill ‘Diamond Imprisons’] [Skill: Frost Imprisons] [Special Mage Class Skill] [Mana required to active: 100] [Cooldown: 10 minutes] [Durations: 5 minutes] [Imprisons the target temporarily in your area, preventing them from moving. Damage all enemies in the area and inflictin freezing status to targets. When the Frost Imprisons ends, the target will takes a fixed amount of damage according to player skill. The user can cast this skill on themself without any damage. The user will become horrible exhausted after skill’s duration. After the skill duration ends, the use will get all stats+5 and natural HP/MP recovery. This skill cannot be removed by dispel. "Me-menjarakan target dadan memberikan damage sekaligus? Meski efek sampingnya lumayan memberatkan, bukankah ini tetap skill yang benar-benar bagus dan berguna untuk p*********n secara area?" Mata Ace membulat ketika membaca deskripsi skill. Dia menelan ludah dengan susah payah, seakan masih tidak percaya. Apa-apaan itu? Dia bisa membekukan banyak monster yang berada di sekitar dan mengambil HP mereka? Bukankah itu sama saja seperti [Energy Drain] versi luas? Ketika pesan itu berakhir, pesan lainnya muncul. [You have acquired special passive skills] [Received Special Passive Skill ‘Awakened Will’] [Skill: Awakened Will ] [Special Passive Skill] [Increase natural MP recovery and reduce cooldown time of all skills > 10%. Segera setelah pesan-pesan itu selesai, Ace merasakan aura sihir yang sangat kuat menyelubungi tubuh. Kulit-kulitnya seakan mengelupas dan organ tubuhnya seperti membeku. Ace mengerang kesakitan ketika aura sihir itu terserap sempurna ke dalam tubuh. Ace menatap kedua tangan dengan keringat dingin. Apakah ini kekuatan penyihir tingkat pertama yang menjadi hadiah system padanya? Kedua kakinya seakan membeku di tempat. Bahkan menggulirkan bola mata untuk melihat pesan saja terasa sangat sulit. Dia memang tidak mengalami kenaikan level, tapi semua ini sudah lebih dari cukup. Sistem jelas mengatakan bahwa Ace telah menjadi penyihir tingkat pertama dan skill-skill ini telah membuktikannya. Hasil dari pertarungan melelahkan adalah dua skill yang jelas akan menguntungkan Ace di masa depan. Bahkan sesaat, Ace merasa seolah dirinya bisa berhadapan dengan naga sekarang juga. Ace segera menutup jendela pesan dan menyapu pandangan ke sekeliling ruangan. Pilar-pilar raksasa perlahan pecah persis seperti ketika monster terbunuh. Kegelapan yang mengelilingi ruangan perlahan terkikis. Seperti yang terjadi sebelumnya, perlahan ruangan gelap itu berubah menjadi kamar penginapan yang ditinggal Ace. Tempat tidur yang empuk telah menyambut punggung Ace, sementara pandangannya dipenuhi langit-langit kamar yang terbuat dari kayu. Cahaya lentera yang menggantung di tengah-tengah ruangan membuatnya menyipit. Ace tidak menyangka kalau dirinya bisa melalui Rank Quest yang sulit dan mendapatkan rank S. Setelah memeriksa skill-skill yang dia dapatkan barusan, ACe merasa seolah dirinya sedang bermimpi. Akan tetapi, Ace tahu semua ini bukanlah mimpi melainkan kenyataan, sekaligus hal yang akan memberatkannya di masa depan. Perlahan, Ace memejamkan mata. Ketenangan malam ini akan segera berakhir besok.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN