Chapter 77: Sanctuary

1848 Kata

Aliran sihir yang aneh itu seakan-akan menarik aliran sihir Ace masuk. Padahal mereka belum membuka pintunya, tapi aliran sihirnya sudah sekuat ini dan membuat Ace merinding sekaligus akrab. Kalau ternyata naga Sanctuary ini adalah temannya Sarmeet, bisa dipastikan nasib Ace tidak akan selamat. Bagaimanapun, dia telah membunuh temannya meski mereka seekor naga. Ace menatap mata teman-temannya satu per satu lalu berkata, “Ini adalah ruangan boss.” Allura memegang lengan Ace dengan erat. “Apakah—“ “Kita harus menghadapi monster yang ada di sini untuk bisa keluar. Kalau gagal, kita akan sungguhan mati kali ini. Makanya sudah kubilang, pilihan nomor dua ini sangat sulit.” Setelah Ace menyelesaikan kalimat itu, bukan hanya Allura yang mendadak jadi khawatir berlebih. Bahkan Edgar pun jad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN