Suara geraman para wolfrizta yang mengejar mereka pun semakin dekat. Sudah terlambat untuk menggerutu sekarang. Dia bisa merasakan kaki kanannya yang seakan dibakar berkali-kali karena luka cakar wolfrizta. Niel mengelilitkan skill rantainya di kaki kanan Ace. “Ayo cepat!” Satu-satunya cara untuk selamat dari reruntuhan itu hanyalah terus berlari sampai ‘ujung’ lorong yang merupakan akhir dari territorial tanaman parasite. Akan tetapi, yang jadi masalah sekarang adalah kaki Ace yang benar-benar mati rasa. Ini benar-benar mimpi buruk. Meski runtuhnya langit-langit lorong bisa menyingkirkan para wolfrizta, mereka yang masih berada di territorial tanaman parasite juga akan terkena jika tidak cepat-cepat melarikan diri. Niel memimpin jalan sambil menuntun Ace dengan rantainya. Ya, ber

