Chapter 63: A Request

2127 Kata

“Masuklah.” Suara Frantz tidak seperti sebelumnya, terdengar lebih parau. Mungkinkah lelaki itu terluka parah? Kalau dipikir-pikir, selam pertarungan melawan Disaster, Frantz banyak berjasa untuk melindungi anggota guild-nya. Dia pasti mendapat luka yang cukup parah dan menyembunyikannya sendiri. Ace masuk tanpa ragu sebelum Ebi membukakan pintu untuknya. Alhasil, kaki tangan Frantz yang setia itu melemapr tatapan tajam pada Ace. Seakan tidak memedulikan hal itu, Ace melihat-lihat ruang pribadi Frantz yang ternyata dipenuhi barang-barang tidak berguna dan lebih bisa disebut sebagai barang pemuas hasrat. Frantz yang melihat Ace memulai pembicaraan. “Jangan melihatku seperti b******n gitu dong.” Frantz berkata seakan-akan mengetahui arah pandangan Ace. Tidak seperti sebelumnya, Frantz

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN