Chapter 62: Breakdown

1909 Kata

Napas Ace berembus kasar. Selagi kesadarannya mulai bangkit, berbagai suara melonjak masuk ke dalam kepalanya. Suara dari dedaunan yang bergesekan satu sama lain. Suara dari burung-burung kecil yang berkicau dengan gembira, dan suara dengungan serangga di sekitar yang berbaur dengan suara dari sungai di kejauhan. Samar-samar, Ace bisa mencium bebauan di udara yang mengalir ke dalam rongga hidungnya memberikan Ace berbagai hal. Aroma harum rerumputan hijau, juga pepohonan yang seakan-akan bisa membuat dadanya merasa lega. Akan tetapi, Ace segera menyingkirkan keinginannya yang tersisa untuk kembali terlelap sebelum akhirnya membuka mata. DIa mengedip beberapa kali karena banyaknya cahaya yang melintas di depan mata. Selagi dia mengusap matanya yang buram karena … air mata? Tunggu, air m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN