“Jangan memintaku berubah. Kecuali, kamu mau berada di sini bersamaku. Stay with me, please!” ---- Waaktu masih menunjukkan pukul dua pagi, tapi kendaraan roda dua milik Vanila sudah menderu membelah jalanan ibu kota yang lengang. Hanya ada pantulan lampu jalan yang menghiasi perjalanannya. Sudah biasa bagi Vanila bepergian dini hari di hari-hari tertentu. Tidak lain, untuk berbelanja kebutuhan toko rotinya ke pasar. Ia tak sampai hati membiarkan ibunya belanja sendiri. Selain berdesakan di tempat umum, barang yang dibawa pun tidak bisa di bilang sedikit. Vanila melajukan motor maticnya dengan kecepatan sedang. Ia membawa dua karung terigu dan satu peti telur yang diikat di jok belakang motornya. Belum lagi, bahan lain yang ada di bagian depan motornya. Ia harus menjaga keseimbangan ke

