"Ya, kamu benar, istriku," ucap Dariel seraya melepaskan kedua tangan Jasmine yang melingkar diperutnya. Dariel dan Jasmine saling berhadapan, menyatukan kening, "apapun yang terjadi, aku akan tetap mencintaimu. Hanya kamu istriku," ucap Dariel, kedua tangannya menyentuh wajah Jasmine. "Apaan sih!" Evellyn menarik pakaian Dariel dari arah belakang, menggenggam pergelangan tangan kanan Dariel begitu kuat, "aku juga istrimu, Dariel, kau lupa? Sekarang kamu sudah punya dua istri, maka kamu harus belajar adil!" "LEPAS!" perintah Dariel, dia mencoba untuk melepaskan tangan Evellyn yang memegang pergelangan tangan kanannya. "Aku tidak akan melepaskan kamu, Dariel. Aku juga istrimu, aku juga ingin mendapatkan perlakuan manis darimu." Jasmine tidak tinggal diam! Sudah cukup kesabarannya selam

