Malam ini, Nayra tak bisa tidur dengan nyenyak. Berkali-kali dia mencoba memejamkan matanya, namun tak juga bisa tertidur. Banyak sekali hal yang berkecamuk di kepalanya. Tidak hanya mengenai lingkungan baru berupa kampus yang akan dimasukinya beberapa minggu kedepan karena Nayra sungguh sudah siap mental dengan lingkungan barunya nanti. Bukan ini yang Nayra inginkan sejak lama? Bersekolah di lingkungan regular sebagaimana teman yang lain. Tetapi bukan itu yang membuat Nayra gelisah malam ini. Kalau biasanya dia akan menemukan kesejukan dengan masalahnya, tetapi kini dia tak mendapatkannya lagi. Neta yang biasanya selalu menjadi teman cerita yang paling hangat, kini tak lagi bisa dilakukannya karena yang Nayra tahu adalah bahwa Neta menjalankan tugas ayahnya. Satu-satunya hal yang mengus

