“Loh? Kalian kenapa?” Ibunda Amira terkejut, ketika dia membuka pintu rumah dan menemukan anak semata wayangnya berdiri di hadapannya. Bukan Amira yang membuatnya terkejut, melainkan penampilan Elang dan Brian. Kedua cowok itu, yang dikenal oleh ibunda Amira sebagai sahabat dan pacar dari anaknya, terlihat babak belur. Riska yang beberapa kali datang bermain dan menginap di rumah ini pun terlihat pucat. Namun, ada satu orang yang tidak dikenal oleh wanita cantik itu. “Kamu temannya Amira juga?” tanya ibunda Amira dengan nada ramah sambil tersenyum. “Oh. Saya Beno, Tante. Beno Sanjaya. Saya seniornya mereka di kampus dulu. Maaf pagi-pagi kami datang ke sini dan ngerepotin Tante,” kata Beno sopan sambil memperkenalkan diri dan membungkuk sedikit untuk m

