Bayu in Surabaya

1173 Kata

“Siapa Airin?” suara wanita paruh baya yang kini sudah berdiri di belakang gadis itu membuat Airin dan Bayu tersentak kaget. Segera Airin meminggirkan tubuhnya, memberi ruang untuk ibunya melihat siapa yang saat ini tengah bertamu ke rumah mereka. Melihat wanita yang seumuran dengan ibunya, Bayu bisa menebak jika wanita yang saat ini berdiri di hadapannya adalah ibu dari Airin. “Maaf saya mengganggu malam-malam begini, saya Bayu, teman Airin,” ucapnya ramah. Bayu tersenyum, mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan ibunya Airin. Melihat sikap ramah pemuda yang berdiri di depan pintu itu tunjukan, ibu Laily ikut mengulurkan tangannya. Sama sekali tidak menyangka jika Bayu malah mencium punggung tangan dari wanita tua itu. Tak hanya ibu Laily, bahkan Airin merasa sangat terkejut denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN